SALATIGA – Kesadaran sejumlah masyarakat Kota Salatiga dalam mencegah penyebaran Covid-19 masih perlu terus dipupuk. Sabtu (25/4) malam, banyak masyarakat yang dijumpai masih dalam satu kerumunan.
Sejumlah warung makan masih saja melayani pembeli dalam jumlah banyak. Pembeli yang kebanyakan pemuda masih berkerumun. Mereka juga tetap asyik menikmati malam mengobrol, nongkrong tanpa membatasi jarak diri. Karenanya, Satpol PP Kota Salatiga tang tergabung di Tim Ketertiban Kota (Tim Tibta) kemudian mendatangi warung yang ada di Jalan Lingkar Salatiga itu. petugas langsung membubarkan puluhan pemuda tersebut.
“Untuk antisipasi penyebaran virus corona, Kami minta tidak ada lagi kerumunan yang tidak perlu dan kita butuh partisipasi dan kesadaran dari semua pihak termasuk pemakaian masker “kata Kepala Bidang Penegakan pada Satpol PP Kota SalatigaAndi Priantoro, S.H. saat memimpin apel Tim Tibta yang diikuti oleh unsur Satpol PP, unsur Kodim 0714, unsur Polres Salatiga dan unsur sekretariat daerah.
Dalam kegiatan ini Tim Tibta melakukan pendekatan secara persuasif kepada pemilik warung makan, café dan restoran agar ikut menerapkan protokol kesehatan seperti menyediakan sabun untuk cuci tangan, penggunaan masker, dan lakukan social distancing dan physical distancing dan menjalankan apa yang menjadi himbauan pemerintah. Sejumlah usaha warung internet juga disuruh tutup. Dan kumpulan ojek online agar selalu jaga jarak dan tidak lupa untuk menggunakan masker.
Selain pembatasan sosial dan jaga jarak kita himbau tidak ada kerumunan yang tidak perlu agar taat himbauan pemerintah dimana usaha kuliner untuk menutup usaha operasional sampai pukul 20.00 wib ” ujarnya.
Selain mengedukasi usaha kuliner Tim Tibta membubarkan kumpulan anak jalanan/ anak punk yang berkumpul di perempatan Jetis dan perempatan Sawahan Kecandran. “Kegiatan ini akan kita lakukan secara terus menerus demi melayani masyarakat saat ini untuk mencegah penyebaran virus korona atau covid 19”,akhirnya.



