
Salatiga – Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga melalui Seksi Penanganan Bencana menyelenggarakan kegiatan Latihan Dasar Penanganan Bencana bagi Aparatur Non PNS dan Masyarakat Tahun 2019 bertempat di ruang Kalitaman gedung Seketariat Daerah Kota Salatiga pada Senin (24/6) saat acara pembukaan dan materi.
Acara pembukaan kegiatan ini dibuka langsung oleh Walikota Salatiga Yuliyanto, S.E.,M.M. Dalam sambutannya Beliau menyatakan bahwa dari segi geografis kota Salatiga tak lepas dari ancaman bencana alam yang tidak dapat diprediksi kapan dan dimana terjadi. Saat musim hujan berupa bencana angin putting beliung, banjir dan tanah longsor. Saat musim kemarau bencana kekeringan, gagal panen dan kebakaran menjadi ancaman. “Saya meminta peningkatan kewaspadaan dan pengetahuan untuk melakukan tindakan yang diperlukan saat terjadi bencana agar dapat meminimalisir kerugian materiil dan immaterial” ungkap Bapak Yuliyanto di depan peserta pelatihan. “Saya harap kita dapat bersatu padu bersinergi mengimplementasikan kekuatan Safe And Rescue (SAR) yang terintegrasi dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat secara cepat, tepat tanggap dan optimal” lanjutnya.
Kepala Seksi Penanganan Bencana pada Satpol PP Sayono, S.E., selaku Pelaksana Teknis Kegiatan mengatakan “maksud kami melaksanakan kegiatan ini adalah membangun kesadaran masyarakat, membangun budaya aman, membangun naluri untuk selamat dari ancaman bencana serta kegiatan pelatihan ini dilaksanakan dengan tujuan agar aparatur non PNS dan masyarakat dapat bergerak dengan cepat dan juga menguasai tugas yang telah diberikan untuk membantu dan menolong disaat bencana datang serta diharapkan mengetahui prosedur yang benar dalam menangani bencana termasuk teknik mengevakuasi korban sehingga korban dapat tertolong secepat mungkin”.
Pelatihan dasar penanganan bencana ini diselenggarakan selama beberapa hari kedepan. Kegiatan hari pertama diselenggarakan di ruang Kalitaman ini dengan pemberian materi teori oleh Ksasatpol PP Kota Salatiga Yayat Nurhayat, A.P.,M.Si tentang Peran Satpol PP dalam Penanganan Bencana. Selain Kasatpol juga diisi pemateri dari Polres Salatiga tentang Tindakan Pertama di Tempat Kejadian Perkara Bencana, BPBD Provinsi Jawa Tengah tentang Pengurangan Resiko Bencana. Selain teori juga akan diisi praktek tentang teknik pemadam kebakaran, tali temali, pertolongan pertama korban, pendirian tenda, evakuasi dan penyelamatan korban dan berbagai macam materi praktek tentang kebencanaan.
Kegiatan yang diikuti sebanyak 55 orang terdiri dari masyarakat dari unsur perlindungan masyarakat( Linmas) dan unsur Tanggap Bencana(Tagana) Kota Salatiga.
Acara pembukaan pelatihan dasar penanganan bencana selain dihadiri Walikota Salatiga, juga hadir Kasatpol PP sebagai pemateri beserta jajarannya, perwakilan dari Polres Salatiga, Palang Merah Indonesia Cabang Salatiga, Unsur Dinas Kesehatan Kota Salatiga. Diharapkan dengan keterlibatan beberapa unsur ini dapat memperlancar kegiatan sampai dengan usai sehingga didapatkan personil yang berkompeten dalam penanganan bencana.







