SALATIGA – Sinergitas TNI-Polri bersama Pemerintah Kota Salatiga dalam dalam hal ini Satuan Polisi pamong Praja Kota Salatiga dalam menjaga situasi ketertiban dan ketentraman masyarakat (tibumtranmas) pada perayaan Idul Fitri 1441 Hijriah Tahun 2020 terselenggara dalam beberapa kegiatan di tengah pandemi Covid-19. Aparat Satuan Polisi Pamong Praja Kota Salatiga, Kodim 0714/ Salatiga, dan Polres Salatiga yang tergabung dalam tim Pengamanan Idul Fitri Tahun 2020 bersama-sama melayani masyarakat dalam penyelenggaraan tibumtranmas. Tim Pengamanan Idul Fitri Tahun 2020 tidak henti – hentinya menghimbau masyarakat untuk mematuhi protokol kesehatan dari pemerintah terkait penanganan Covid-19.
“Kepada masyarakat Salatiga agar dapat mematuhi anjuran dan himbauan protokol kesehatan dari Pemerintah Kota Salatiga terkait penanganan Covid-19, dengan selalu menggunakan masker bila keluar rumah, rajin cuci tangan dengan sabun pakai air mengalir, selalu jaga jarak fisik, hindari kerumunan, konsumsi makanan bergizi dan rajin berolahraga,”ungkap personil Satpol PP dengan memakai pengeras suara menyusuri wilayah Kota Salatiga (Minggu, 24/5).
Tim Pengamanan juga terus menghimbau kepada pemilik toko/ swalayan agar terus menyediakan tempat mencuci tangan agar dapat digunakan oleh warga yang ingin berbelanja di pusat perbelanjaan atau berbagai pasar di wilayah kota Salatiga.
“Untuk pelayanan kepada masyarakat, agar tetap disediakan air dan tempat cuci tangan, bagi para pedagang dan pembeli serta masyarakat semuanya. Kami minta semua pihak untuk selalu taat menjalankan protokol kesehatan.karena ini merupakan tugas kita bersama sebagai warga negara yang patuh hukum dan bukan hanya tugas Pemerintah saja,”jelas Kepala Seksi Ketertiban Umum, Operasional dan Pengendalian Satpol PP Kota Salatiga Sutarto, S.H. yang memimpin Tim Pengamanan Idul Fitri Tahun 2020. Tim bekerja 24 jam yang dibagi menjadi 3 shift, pagi, siang dan malam serta pengamanan di 4 pos di kota Salatiga.
Pemberian masker kepada warga masyarakat yang tidak memakai masker tetap dilakukan oleh Tim. Warga yang kurang kesadaran dalam pemakaian masker seketika diberikan peringatan dan sanksi edukatif. Hal ini akan tetap dilakukan sampai masyarakat punya kesadaran sendiri dalam melindungi diri, keluarga dan warga masyarakat yang lain. Pembubaran massa yang berkumpul tidak perlu tanpa masker juga dilakukan oleh tim terutama pada malam hari.
Dalam kesempatan yang sama di wilayah Noborejo patroli Tim Pengamanan sempat diberhentikan warga yang melakukan pengecekan suhu tubuh dan penyemprotan desinfektan serta pemakaian hand sanitizer kepada aparat pengamanan. Didapatai saat patroli banyak wilayah yang sudah melakukan pengamanan swakarsa ditengah pandemi covid-19. Ini menunjukkan warga sangat peduli dalam penanganan covid-19 yang butuh kerjasama masyarakat dan pemerintah. Semoga warga masyarakat tetap menerapkan protokol kesehatan di tengah pandemi Covid-19.





